Awal Mulanya
Hari Selasa, 21 September 2010
Setelah melihat dari sisi yang berbeda dari atap gedung, melihatnya tak jauh berbeda dengan sesuatu yang terasa. Angin berhembus dari Selatan, menghempaskan tubuh yang ramping dan tak berisi ini. Bagaimanapun juga perasaan ini begitu bergejolak. Sampai tak tahu apa yang terasa.
Seorang gadis berjalan langkah demi langkah untuk menaiki tangga. Begitu anggun namun mencurigakan. Melihat ke kanan dan ke kiri nampak seperti orang kebingungan. Melihat pun terlihat seperti orang hendak mencuri.
Gadis itu bertanya kepada laki-laki yang tengah duduk, melamun disamping jendela tanpa kaca.
"Hey ! Boleh aku tahu siapa namamu?"
"Bukan urusanmu."
Jawabnya Ketus. Kemudian ia memalingkan mukanya kembali keluar jendela yang tak berkaca. Kemudian wanita itu menundukkan kepala lalu mendongakkan kepalanya, menatap laki-laki itu dan bertanya kembali.
"Begitukah caramu memperlakukan orang yang ingin mengenalmu."
"Pergilaaah !"
Si gadis menundukkan kepalanya kemudian berpaling dari laki-laki itu. Sedangkan laki-laki itu tengah menatap kembali apa yang dilihatnya dari dalam ruangan. Nada bicara tinggi, tak tahu sopan santun, dan sombong.
1 komentar:
Apek wi..
Posting Komentar