Waktu Melihatnya
Hari Jumat, 22 Oktober 2010
Waktu dimana terasa begitu menyengat, panas, dan perih. Membiarkan Air Mata ini mengalirkan sejuta perasaan yang tak bisa diungkapkan namun tawa mengiringinya. Mukanya terlihat memerah, bukan karena amarah namun karena malu. Ketidaktahuan yang dapat mendekatkan seorang yang satu dengan yang lainnya.
Siang hari sekitar pukul 11.30 Sang Gadis menaiki tangga gedung itu. Berharap laki-laki itu masih disana. Langkah demi langkah ia menaiki tangga. Wajahnya begitu aneh, sepertinya Gadis itu begitu khawatir. Tapi ia menyembunyikannya.
"Hey Kamu ! Aku belum tahu siapa namamu !"
Laki-laki itu menatap Sang Gadis lalu berjalan ke arah tangga tanpa sepatah katapun.
"Seperti yang Kamu katakan kemarin. Aku membutuhkanmu lalu menemuimu."
"Kamu datang Terlambat !"
"Kenapa Kamu bilang aku terlambat datang?"
"Ini hari apa, dan pukul berapa?" (Tanya laki-laki itu sambil mengejek)
"Ada apa dengan hari ini? Hari ini hari Jumat pukul 11.42" (Jawabnya)
"Setiap Muslim harus melaksanakan Kewajibannya. Assalamu'alaikum."
"Hey ! Kemana kamu?"
"Melakukan apa yang harus aku lakukan." (Laki-laki itu tersenyum padanya)
Sang gadis begitu bingung. Apa yang ia lewatkan? Apa yang ia lakukan? Apa yang telah terjadi? Ia bertanya pada dirinya sendiri tantang apa yang sudah dilakukan oleh dirinya. Entah apa yang sudah terjadi, saat itu juga Semua Pertanyaan terjawab.
"Allahuakbar Allahuakbar"
Saat itu ia baru sadar, apa yang telah ia lakukan. Ia sangat malu, lalu bibirnya melebar dengan gigi depan terlihat. Setetes Air Mata keluar dari Mata yang bening tanpa Alasan yang jelas. Sungguh Pria yang sangat Menawan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar